Loading...

Rabu, 15 Desember 2010

Metode Pengajaran Kitabah ABY

MENGAJARKAN KITABAH
(Pertanyaan Jadi Cerita)
Tulisan ini saya tujukan sebagai satu tawaran alternative untuk bagi guru ataupun dosen muda yang mengajarkan Bahasa Arab, terutama ketrampilan kitabah (menulis). Tulisan ini berdasarkan pengalaman saya ketika mengajarkan kiabah di kelas saya.
Apa itu kitabah?
Dalam Bahasa Arab terdapat 4 maharah/ketrampilan, yaitu: maharah istima` (ketrampilan mendengar), maharah kalam (ketrampilan berbicara), maharah qiroah (ketrampilan membaca) dan maharah kitabah (ketrampilan menulis). Dari keempat maharah tersebut, maka ketrampilan kitabah-lah yang terakhir diajarkan. Bagi siswa/mahasiswa yang sudah terbiasa menulis atau menguasai ketiga maharah sebelumnya, maka mereka akan dengan mudah menerapkan kaedah-kaedah Bahasa Arab dalam tulisan. Tapi, bagi pemula…haus banyak berlatih…!
Cara Mengajarkan Kitabah
Sebenarnya saya ada beberapa cara yang berkesan untuk mengembangkan ketrampilan menulis, terutama untuk menguasai Kitab Al-`Arabiyah Baina Yadaika (العربية بين يديك),namun di sini akan saya sebutkan salah satunya saja, yaitu
1. mahasiswa duduk melingkar
2. mahasiswa berhitung, hasil hitungan itu adalah menunjukkan wahdah yang akan dia bahas dan dijadikan sebagai judul
3. secara individu, mahasiswa membuat 5-10 pertanyaan (perhatikan durasi waktu, ya!) yang disesuaikan dengan judul yang telah ditentukan sebelumnya
4. mahasiswa memberikan pertanyaan tersebut kepada teman di sebelahnya, secara berangkai…misalnya berikut mahasiswa duduk secara berdampingan A-B-C, A memberikan soal pada B, B memberikan soal pada C, dan C memberikan soal pada A
5. mahasiswa tida perlu menjawab pertanyaan yang diterima dari temannya, tetapi menjawab pertanyaan tersebut langsung berupa cerita sederhana…jadi dapat dikatakan pokok pikiran cerita berasal dari pertanyaan yang ada.
Semoga bermanfaat dan dapat dimeningkatkan hasil studi mahasiswa yang Anda damping. Amiin.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar